Boltim – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo SE, MM, secara resmi membuka kegiatan perdana Ramadan Festival Boltim 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Pondabo, Kecamatan Tutuyan. Acara yang digelar pada malam ke-11 Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai syiar keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak kebangkitan ekonomi kreatif di daerah.
Pembukaan festival diawali dengan penampilan memikat dari Sanggar Seni MTsN 3 Boltim. Di bawah arahan Drs. Mahmud Langaru, para santri mempersembahkan Tari Kabela sebagai penghormatan bagi tamu undangan, dilanjutkan dengan Tari Saman yang penuh energi. Kehangatan dan antusiasme masyarakat yang hadir semakin menambah semarak suasana malam itu.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Manoppo Pobela, S.E., M.Si.; Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan; Anggota DPRD Meykin Modeong; serta jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan nyata terhadap semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Ramadan Festival bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk promosi, transaksi, dan kolaborasi. Ia berharap festival ini mampu meningkatkan omzet usaha sekaligus mendorong UMKM naik kelas. Tahun ini, sebanyak 13 pelaku UMKM lokal ikut berpartisipasi, menampilkan ragam kuliner tradisional dan kerajinan kreatif khas Boltim.
Bupati juga mengumumkan rencana besar penataan wajah Ibu Kota Tutuyan. Terinspirasi dari konsep pencahayaan sepanjang jalur Tutuyan–Togid, Pemkab Boltim akan bekerja sama dengan PLN untuk memperindah tata cahaya kota. Selain itu, Detail Engineering Design (DED) Taman Pondabo telah rampung, dengan dukungan anggaran lebih dari Rp4 miliar. Tahun depan, Lapangan Pondabo akan disulap menjadi pusat UMKM representatif, sekaligus ikon baru pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya festival, termasuk Polres Boltim, Kemenag, J Resources, Bank SulutGo, PLN, serta masyarakat Boltim. Ia juga berpesan agar masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan selama rangkaian festival hingga Idulfitri nanti. Dengan penuh syukur, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Ramadan Festival 2026 resmi dibuka sebagai simbol keberkahan dan kebersamaan.

Festival ditutup dengan sukacita bersama masyarakat dan tamu undangan, menjadikan malam itu sebagai awal gerakan positif bagi Kabupaten Boltim. Ramadan Festival 2026 bukan hanya perayaan budaya dan agama, tetapi juga langkah nyata membangun masa depan ekonomi kreatif yang penuh harapan.








