Bolaang – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, SE., MM., bersama Ketua TP PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, SE., M.Si., mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Minggu, 31 Mei 2026. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap wilayah yang sedang dilanda musibah.
Kedatangan rombongan dari Boltim disambut hangat oleh Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, beserta jajaran pemerintah setempat dan warga yang menjadi korban bencana. Dalam kunjungannya, Oskar Manoppo menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang melanda Desa Solimandungan, mewakili pemerintah maupun masyarakat Boltim.
Sebagai simbol solidaritas, Bupati Oskar menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Pemkab Boltim berupa logistik kebutuhan mendesak. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, di Posko Bencana Solimandungan I. Dalam sambutannya, Oskar menekankan bahwa aksi ini mencerminkan eratnya persaudaraan antara masyarakat Boltim dan Bolmong. Menurutnya, duka yang dialami warga Bolmong juga menjadi duka bagi masyarakat Boltim.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini jangan hanya dilihat dari nilai materi yang diberikan, tetapi harus dimaknai sebagai bukti solidaritas dan niat tulus untuk meringankan beban saudara yang terdampak musibah. Ia juga menyampaikan harapan agar logistik yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan sedikit meringankan beban hidup mereka pascabencana.
Setelah prosesi simbolis penyerahan bantuan, rombongan Pemkab Boltim bersama Oskar Manoppo dan Ketua TP PKK turut menyusuri lokasi bencana. Mereka didampingi Bupati Yusra Alhabsyi untuk melihat langsung kondisi warga serta fasilitas umum yang terdampak banjir bandang. Perhatian khusus diberikan kepada kesehatan fisik dan psikologis korban. Selain itu, pemerintah memastikan pendataan dampak bencana tetap akurat dan terkoordinasi dengan baik.

Dalam kunjungan ini, turut hadir sejumlah pejabat Pemkab Boltim, termasuk Sekretaris Daerah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para asisten daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tim medis dan tenaga kesehatan. Tim medis tersebut langsung memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga yang membutuhkan, terutama mereka yang mulai mengalami gangguan kesehatan akibat bencana.
Melalui langkah ini, Pemkab Boltim berharap dapat meringankan penderitaan para korban sekaligus mempererat hubungan solidaritas antara dua wilayah yang bertetangga. Harapannya, kondisi segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal dalam waktu dekat.







