Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait pengadaan sepeda motor listrik hingga ribuan tablet di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, program tersebut sama sekali tidak pernah dikonsultasikan kepada Komisi IX.
“Untuk program-program motor listrik, tablet, TV, sepatu dan lain-lain kami Komisi IX sama sekali tidak tahu menahu,” ujar Irma kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Politisi Senayan itu menegaskan, pihaknya baru mengetahui adanya pengadaan tersebut setelah ramai diberitakan media. Ia menambahkan, seandainya program itu diajukan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Komisi IX pasti menolak.
“Terus terang kami di Komisi IX saja bingung ada program motor listrik, sepatu, kaos kaki, tablet dan TV sebagaimana yang diberitakan media,” sambungnya.
Irma mengungkapkan, Komisi IX sebenarnya berencana mengundang BGN untuk rapat dengar pendapat (RDP) guna meminta penjelasan. Namun, rencana itu batal karena lebih dulu terjadi penangkapan terkait kasus tersebut.
“Belum sempat kami undang RDP untuk menanyakan hal tersebut,” katanya.
Terkait proses hukum, Irma menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Kejaksaan Agung dan pemerintah. Ia menambahkan, dalam pembahasan RKA 2027 mendatang, Komisi IX akan berkenalan dengan pimpinan BGN yang baru.
Ke depan, Irma berharap pimpinan BGN yang baru melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sumber daya manusia (SDM) maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini penting agar target presiden dalam pemenuhan gizi nasional dapat tercapai.
“Untuk ke depan tentu kami ingin Kepala BGN yang baru melakukan evaluasi terhadap tata kelola SDM dan SPPG agar target presiden dapat dicapai,” pungkasnya.







