Manado — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kesehatan daerah. Mewakili Bupati Boltim, Oskar Manoppo, Wakil Bupati Argo V. Sumaiku hadir sekaligus membuka kegiatan Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Quality Manado. Jumat (13/2/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memastikan sistem kefarmasian berjalan efektif dan transparan. “Pembinaan dan evaluasi kepatuhan RKO menjadi sarana penting untuk menilai sejauh mana sistem perencanaan, pengadaan, distribusi, dan pelaporan obat di fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat berjalan optimal,” ujar Argo.
Lebih lanjut, kegiatan ini disebut sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional Asta Cita Presiden, khususnya terkait pemerataan layanan kesehatan primer yang berkualitas. “Investasi di sektor kesehatan bukan sekadar angka dan laporan. Ini adalah investasi bagi masa depan masyarakat, bagi generasi yang sehat dan produktif,” tegasnya.
Bupati melalui Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, tenaga medis, apoteker, tenaga vokasi farmasi, serta seluruh pihak yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menekankan bahwa agenda ini tidak boleh berhenti sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus menghasilkan rekomendasi konkret dan rencana tindak lanjut yang dapat diimplementasikan.
“Harapan saya, kegiatan ini benar-benar melahirkan langkah nyata dalam mewujudkan Boltim Bangkit bangkit menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Boltim serta para pemangku kepentingan di bidang kesehatan, menandai sinergi kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam membangun sistem kesehatan daerah yang lebih tangguh.








