Boltim — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini tercermin dalam audiensi yang digelar Bupati Oskar Manoppo bersama Badan Pekerja Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), bertempat di ruang rapat kantor bupati, Rabu (4/3/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan. Kehadiran para pemimpin GMIBM disambut langsung oleh Bupati Oskar Manoppo, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kunjungan tersebut.
Bupati menekankan bahwa audiensi semacam ini menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk berdialog secara konstruktif dengan tokoh-tokoh agama. Menurutnya, kolaborasi dengan GMIBM tidak hanya memperkuat nilai moral dan kerukunan antarumat beragama, tetapi juga mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. Sinergi ini adalah kunci terciptanya stabilitas sosial dan pembangunan yang inklusif,” ujar Bupati Oskar Manoppo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya peran lembaga keagamaan dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai moral, serta mendukung program-program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi demi terciptanya Bolaang Mongondow Timur yang lebih maju dan sejahtera.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Ketua Sinode GMIBM, Fekky W. Kamasaan, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, serta sejumlah tenaga ahli Bupati. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menegaskan komitmen bersama dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan GMIBM.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan lembaga keagamaan, sekaligus memperkuat fondasi kerjasama yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur optimis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.








