“RKO bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen utama untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan berkesinambungan. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pembinaan ini secara konsisten, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Bupati.
Bupati Oskar juga memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan serta seluruh peserta atas komitmen dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan dalam menyusun perencanaan kebutuhan obat yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.








