Boltim – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pelayanan publik yang transparan dan merata. Pada Selasa (3/3/2026), ia menerima kunjungan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri di ruang kerjanya. Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan masyarakat Boltim mendapatkan hak administrasi kependudukan secara cepat dan mudah.
Program Jebol Gisa 3T (Jemput Bola Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan di wilayah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) hadir langsung di Boltim. Melalui program ini, tim Dukcapil bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Boltim serta TP-PKK turun ke lapangan, mendekatkan layanan kepada masyarakat yang selama ini terkendala akses.
Bupati Oskar menegaskan bahwa pelayanan jemput bola adalah wujud keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil. “Kami ingin memastikan tidak ada warga Boltim yang tertinggal dalam urusan administrasi kependudukan. Dukungan dari Kemendagri ini memperkuat komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ditjen Dukcapil menyerahkan 10.000 keping KTP elektronik kepada Pemerintah Kabupaten Boltim. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Tim, Sesario Fernandes, kepada Bupati Oskar Manoppo. Bantuan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat distribusi KTP dan memastikan setiap warga memiliki identitas resmi sebagai dasar akses layanan publik.
“Tambahan 10.000 keping KTP ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah pusat. Dengan dukungan ini, kami optimis pelayanan administrasi di Boltim akan semakin lancar dan menyeluruh,” kata Oskar.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, Kepala Dinas Dukcapil Subari Manangin, serta jajaran Tim Jebol Gisa 3T Ditjen Dukcapil Kemendagri. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama, yang membutuhkan koordinasi erat antara pusat dan daerah.

Kegiatan ini tidak hanya sebatas penyerahan dokumen, tetapi juga menjadi simbol komitmen Bupati Oskar dalam membangun kepercayaan publik. Dengan dukungan penuh dari Ditjen Dukcapil, masyarakat Boltim diharapkan semakin sadar akan pentingnya dokumen kependudukan sebagai pintu masuk berbagai layanan sosial, pendidikan, hingga kesehatan.








