Ketua BUMDes Candirejo, Kusno Sirun, menjelaskan bahwa pihaknya mengelola dana sebesar Rp207.560.440,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan usaha pertanian, khususnya penanaman jagung, cabai, dan tomat yang dinilai memiliki prospek cerah dan keuntungan signifikan bagi usaha desa.
“Kami berharap pemerintah dan masyarakat Desa Candirejo terus mendukung program kerja BUMDes agar dapat terwujud dan meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Kusno.
Inisiatif ini menegaskan peran BUMDes Candirejo bukan hanya sebagai penggerak ekonomi desa, tetapi juga sebagai penguat ketahanan pangan sekaligus pencipta lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.








