Pemkab Boltim Gelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Fokus pada Pembangunan Partisipatif

TUTUYAN – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi memulai tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Mewakili Bupati Oskar Manoppo, Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, M. Iksan Pangalima, membuka agenda Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati, Kamis (29/1/2026).

​Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekda, ditekankan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab moral pemerintah dalam menjaga keberlanjutan roda pembangunan di daerah.

Bacaan Lainnya

​Tiga Pilar Perencanaan Terukur, Komprehensif, dan Partisipatif
​Pemerintah Kabupaten Boltim menggarisbawahi tiga prinsip utama dalam menyusun dokumen perencanaan tahun 2027, yakni:
. ​Terukur: Menjamin setiap program memiliki target yang jelas.
. ​Komprehensif: Mampu memetakan potensi dan tantangan di seluruh sektor pembangunan agar selaras dengan visi-misi dalam RPJMD.
. ​Partisipatif: Menempatkan masyarakat sebagai subjek utama, bukan sekadar penonton dalam pembangunan.

​”Partisipasi masyarakat sangat krusial. Kehadiran tokoh masyarakat dari tujuh kecamatan, pegiat LSM, hingga pelaku usaha dalam forum ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide konstruktif dan kritik yang membangun demi sempurnanya RKPD 2027,” ujar Iksan mengutip pesan Bupati.

​Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting guna memastikan perencanaan yang inklusif. Selain jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tampak hadir pula perwakilan Forkopimda Boltim, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Tenaga Ahli Bupati, serta perwakilan dari sektor perbankan (Bank SulutGo) dan korporasi (PT Asa).

Pemerintah berharap melalui keterwakilan berbagai kelompok komunitas ini, dokumen RKPD yang dihasilkan nantinya benar-benar representatif terhadap kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

banner 400x200

Pos terkait

banner 420x110