Versi Kementerian Agama dan NU
Berbeda dengan Muhammadiyah, Kemenag bersama NU masih menunggu hasil rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Metode ini dikombinasikan dengan perhitungan hisab astronomis untuk memastikan masuknya bulan baru.
Hasil pengamatan tersebut akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar Kemenag. Sidang ini menjadi forum resmi untuk menentukan awal Ramadan dan akan menjadi acuan bagi masyarakat dalam memulai ibadah puasa.
Potensi Perbedaan
Perbedaan metode antara hisab yang digunakan Muhammadiyah dan rukyat-hisab yang dipakai Kemenag serta NU membuka kemungkinan adanya perbedaan awal puasa Ramadan 2026. Meski demikian, sidang isbat tetap menjadi rujukan resmi pemerintah bagi umat Islam di Indonesia.








